LIDAH BUAYA
Tanaman lidah buaya sudah lama
dikenaloleh masyarakat Indonesia sebgai tanaman yang berkhasiat obat. Sejak
dulu, orang tua kita menggunakan lidah buaya sebagai obat penyubur rambut.
Tahukah kalian, selain untuk menyuburkan rambut, lidah buaya berkhasiat untuk
mengobati penyakit lain? Penyakit apa itu?
Lidah buaya dapat ditemukan
tumbuh liar atau sengaja ditanam di pekarangan rumah atau di atas pot. Daun
tanaman ini berdaging tebal, panjang, dan mengecil dibagian ujung. Tepi daunnya
berduri kecil dan lunak. Panjangnya antara 15-36 cm dan lebarnya 2-6 cm. warna
daunnya hijau segar dengan permukaan berbintik0bintik yang terlihat jelas jika
tanaman masih muda. Bunganya berwarna jingga dan berukuran kecil. Penanaman
lidah buaya dapat dilakukan dengan memindah anaknya yang tumbuh di sekitar
induknya. Selain itu, perbanyakan dapat dilakukan dengan cara menstek
batangnya.
Tanaman ini
dapat dimanfaatkan mengobati radang
tenggorokan, sakit kepala, wasir, sembelit, kejang pada anak, batuk rejan,
kencing manis, serangan jantung, mag, rematik, kangker, dan hepatitis.
Untuk mengatasi radang
tenggorokan, 1 daun lidah buaya di cuci dan dikupas. Isinya diblender dan
tambahkan 1 sendok madu. Ramuan diminum secara teratur 3 kali sehari.Sedangkan untuk mengobati wasir atau ambeien,
sediakan setengah bagian lidah buaya, kemudian buanglah durinya. Parut daun
lidah buaya tersebut dan tambahkan setengah cangkir air panas, peras, dan
saring. Tambahkan 2 sendok madu, minum dalam keadaan hangat sebanyak 3 kali
sehari.
Untuk mengobati sembelit,
siapkan setengah bagian daun lidah buaya, cuci, dan kupas. Isi daging daun
dipotong kecil-kecil. Setelah itu, seduhlah dengan setengah gelas air hangat.
Berilah 1 sendok madu. Ramuan siap diminum 2 kali sehari. Minumlah selagi masih
hangat.
Batuk rejan atau batuk yang
membandel juga dapat diobati dengan lidah buaya. Caranya, siapkan daun lidah
buaya sebanyak 20 gram, dicuci, dikupas, dan dipotong-potong daging buahnya.
Campurkan 2 sendok makan madu. Setelah siap, minumlah 2 kali sehari selama 10
hari.
Untuk mengatasi kencing manis,
sediakan 2 buah daun lidah buaya. Setelah itu, cucilah dan buang durinya,
kemudian potong-potonglah. Potongan daun lidah buaya direbus dengan 3 gelas
air. Setelah mendidih, air rebusannya disaring. Ramuan diminum 3 kali sehari
sesudah makan, masing-masing setengah gelas.
Lidah buaya selain digunakan
sebagai obat yang dikonsumsi, dapat digunakan juga sebagai obat luar, misalnya
untuk menyuburkan rambut, mfngobati luka bakar, dan bisul.
Untuk menyuburkan rambut,
belahlah daun lidah buaya, ambil dagingnya dan daunnya yang seperti agar-agar.
Gosokkan pada kulit kepala pada sore hari setelah dikeramas. Bungkuslah rambut
dengan kain semalaman. Keesokan harinya rambut dicuci dan dibilas. Lakukan
setiap hari selama 3 bulan agar hasilnya memuaskan.
Untuk mengatasi luka bakar atau
tersiram air panas, sediakan daun lidah buaya yang telah dicuci bersih.
Ambillah bagian dalamnya, tempelkan pada bagian tubuh yang terbakar. Untuk
mengobati bisul, daun lidah buaya dihaluskan dan tambahkan sedikit garam.
Campuran lidah buaya dan garam ditempelkan pada bisul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar